Saturday, June 28, 2014

Kuasa Bernama Cinta

Tiada indahnya persahabatan andai ia bersulamkan percintaan
Niatku hanya ingin bersahabat
Jalan kami serupa
Pengalaman kami berbeda

Andai perasaan ini bisa menggugat persahabatan ini,
Rela ku rosakkan hati, rosakkan jiwaku, ranapkan emosi ku
demi menjaga persahabatan kita, sahabat

Pyaar dosti . . . cinta itu datang daripada persahabatan
Tetapi masih terlalu awal
Terlalu awal

Aku akui rupamu bukan menjadi pilihanku
Tetapi agama yang kau perjuangkan
Teguran kamu yang membina
Membangunkan rasa cinta pada Ilahi

Aku sedar, banyak sungguh kekurangan diri ini
Banyak sungguh yang harus aku perbaiki
Banyak sungguh yang harus ku pelajari
Bezanya kau dan aku

Andai kau Sunan, apakah bisa aku menjadi Ratna ?
Apakah mungkin aku hanyalah si gadis Maryam?
Atau si pejuang bernama Luna?
Siapalah aku di matamu . . ?

Sepinya hati ini apabila dirundung cinta
Apakah mungkin ia sekadar suka?
Kembalikan aku berhati waja
Sang Ratu tiada berjiwa

Benar Allah mengambil si dia demi kebaikan
Menghantar kamu demi kebaikan
Siapakah dikau wahai pria
Ramai lelaki yang menggoda
Tetapi pada kau aku terpana
Rupamu tiada, gayamu biasa
Kata-kata indahmu ? Berbisa.
Pandangan agamamu luar biasa~

Baru setahun pemergian dia, sudah Kau uji hatiku dengan cinta baru . .
Di saat aku bernekad untuk memperjuangkan hidupku
Demi keluarga tercinta. . .
Andai benar ini ujian dari Ilahi, aku bermohon seribu kali untuk melindungi daripada zina batin . .

Sesungguhnya aku benar-benar ralat dengan kuasa bernama cinta . . .

No comments:

Post a Comment